oleh

Jaksa Agung Mutasi Enam Kajati dan Sekretaris Jampidum

LAMBUSI. JAKARTA – Jaksa Agung Mutasi Enam Kajati dan Sekretaris Jampidum

Gerbong mutasi pejabat di lingkup Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai bergerak.

Sebanyak 30 pejabat eselon II a dan II b di-rolling oleh Jaksa Agung St Burhanuddin. Mutasi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung bernomor 28 Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Keputusan diteken pada 8 Februari.

Berdasarkan data yang diterima pada Selasa (9/2/2021), Jaksa Agung St Burhanuddin memutasi Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Chaerul Amir sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).

Posisi Chaerul Amir digantikan Yunan Harjaka, yang sebelumnya menjabat Inspektur I pada Jaksa Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).

Jabatan Inspektur I Jamwas ditempati Andi Muhammad Taufik, yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Kajati Bengkulu sendiri dijabat Agnes Triani, eks Kepala Pusat Pemulihan Aset pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan yang kini dipercayakan kepada Wakajati Jogjakarta Elan Suherlan.

Wakajati Jogjakarta dijabat Wakajati Bengkulu Tanti Andriani Manurung. Pengganti Tanti adalah Syaifudin Tagamal, yang sebelumnya menjadi jaksa fungsional pada Jamdatun.Kajati Sulawesi Selatan (Sulsel)

Firdaus Dewilmar juga dimutasi sebagai Inspektur III pada Jamwas. Posisinya digantikan oleh Raden Febrytriyanto, yang sebelumnya menjabat Inspektur IV pada Jamwas.

Kajati Kalimantan Tengah (Kalteng) Mukri dimutasi sebagai Inspektur IV pada Jamwas.

Sedangkan penggantinya adalah Wakajati Kepulauan Riau Iman Wijaya.

Patris Yusrian Jaya yang sebelumnya menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dipercaya sebagai Wakajati Kepulauan Riau.

Jabatan Patris kini dipercayakan kepada Siswanto, eks Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed