oleh

Pemerintah Perluas Penerapan PPKM ke 15 Provinsi

LAMBUSIMEDIA, JAKARTA – Pemerintah Perluas Penerapan PPKM ke 15 Provinsi

Pelaksanaan PPKM di 10 provinsi juga diperpanjang hingga 5 April mendatang karena dianggap berhasil menekan penularan Covid-19.

Pemerintah perluas pelaksanaan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro ke lima provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali. Keputusan itu ditempuh karena pemerintah menganggap penerapan PPKM di Jawa dan Bali berhasil menekan laju penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). 

Menurut Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, selain memperluas penerapan PPKM, pemerintah memperpanjang pelaksanaan pembatasan masyarakat ini di Pulau Jawa dan Bali dari 23 Maret hingga 5 April mendatang. 

“Perpanjangan ini dilakukan karena pemerintah melihat pelaksanaan PPKM skala mikro berhasil menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia,” kata Airlangga, kemarin. 

Semula pemerintah menerapkan PPKM skala mikro di tujuh provinsi di Jawa dan Bali sejak Januari lalu. Ketujuh provinsi itu adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Bali. Sebulan kemudian, kebijakan ini diperluas ke tiga provinsi di luar Jawa, yaitu Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara. Mulai pekan depan, pemerintah kembali memperluas pelaksanaan PPKM ke lima provinsi, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed