oleh

Sambut Tahun Kerbau Logam Sri Rejeki Pembawa Hoki

LAMBUSI, – Sambut Tahun Kerbau Logam Sri Rejeki Pembawa Hoki

  1. Cara Merawat Tanaman Hias Sri Rejeki

1. Pot

Jika kamu ingin memajang sri rejeki saat perayaan Imlek, kamu bisa menanamnya di dalam pot lebar seperti mangkuk. Pot yang sederhana berwarna merah atau emas adalah pilihan yang tepat untuk menyesuaikan dengan perayaan Imlek.

Pastikan ukuran pot ini sesuai dengan besar tanaman hias sri rejeki ya. Supaya akarnya tetap tumbuh bebas.

Koleksi Pribadi

2. Cahaya

Tanaman hias sri rejeki memang terkenal dengan adaptasinya dengan cahaya yang redup. Untuk Tahun Baru Imlek, sri rejeki bisa bertahan dalam ruangan dan menjadi pajangan selama 15 hari. Untuk jangka panjang, Bunda bisa letakkan sri rejeki di sudut ruangan dekat jendela. Hal ini akan membuat sri rejeki tetap menerima sinar matahari.

Namun perhatikan bahwa sebaiknya tanaman hias sri rejeki tidak boleh menerima sinar matahari secara langsung ya, Bunda. Sinar matahari berlebihan membuat aglaonema jadi terbakar dan hangus. Untuk menghindarinya, Bunda bisa berikan sri rejeki sedikit cahaya dari lampu ruangan.

3. Media Tanam dan Pupuk

Saat membelinya, Bunda mungkin akan mendapati media tanam sri rejeki telah bercampur-campur. Agar sri rejeki tumbuh subur dengan daun merah yang cantik, Bunda bisa menanam tanaman hias ini di luar ruangan dengan memasukkan potongan sabut kelapa pada tanah agar struktur tanah lebih terbuka.

Bunda juga bisa berikan sri rejeki pelet pupuk seperti Osmocote yang dimasukkan ke dalam media tanam. Pupuk yang dilarutkan dengan air juga bisa Bunda gunakan, lho.

4. Air

Masalah yang seringkali Bunda hadapi saat merawat tanaman berdaun merah ini adalah daunnya sering membusuk atau batangnya berjamur. Karena itu, perhatikan pemberian air pada sri rejeki ya, Bunda,

Pastikan media tanam cukup lembab namun tidak basah. Setelahnya, tanaman hias sri rejeki boleh dibiarkan mengering sebelum penyiraman berikutnya. Hindari pemberian air dari pucuk aglaonema karena akan mengendap dan menyebabkan penyakit jamur atau bakteri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed