oleh

Tiga Pejabat Publik di Takalar Batal Divaksin

LAMBUSI, TAKALAR – Tiga Pejabat Publik di Takalar Batal Divaksin

Bupati Takalar H Syamsari Kitta,  Wakil Bupati Takalar H. Ahmad Se’re dan Sekda Takalar H. Arsyad Taba batal divaksin Sinovak, Senin (1/2/2021).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan KabupatenTakalar, dr Rahmawati saat Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di RSUD Padjonga Dg Ngalle, Kabupaten Takalar.

Dia mengatakan, tiga pejabat publik tersebut ditunda Vaksinasinya karena tekanan darahnya tinggi, melebihi yang disyaratkan sesuai dengan SOP vaksinasi Covid-19

“Bupati tidak jadi divaksin karena tensi darahnya tinggi. Tensinya mencapai 150 per 100 milimeter Hg, begitupula Wakil Bupati” ujarnya. 

Kata dia, vaksinasi ditunda sambil menunggu hingga kondisi Bupati dan Wakil Bupati dengan tekanan darah stabil kembali, atau tekanan darah sudah sesuai SOP Vaksinasi dan itu tetap akan di lakukan screening lagi sebelum divaksin.

Sesuai dengan standar Vaksin, ada tahap yang mesti dilakukan sebelum vaksinasi.

Tahap pertama, melakukan registrasi.

Tahap kedua, yakni Screening, pada tahap ini, dilakukan pengecekan tensi atau tekanan darah. Kemudian petugas akan memberikan sejumlah pertanyaan terkait penyakit yang diderita atau sudah diderita.

Tahap ketiga yakni penyuntikan Vaksin.

Tahap keempat yakni Observasi.

*Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed